Memaksimalkan Pembuatan Perangkat Pembelajaran yang Aplikatif, PTK SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik Adakan Workshop Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Penyusunan Modul Ajar Berbasis Project Based Learning Bersama BBPPMPV BOE Malang.

Kremus Media

Kremus_Media. Modul adalah satu kesatuan program yang dapat mengukur tujuan. Modul dapat dipandang sebagai paket program yang disusun dalam bentuk satuan tertentu guna keperluan belajar. Menurut Goldschmid,”module as a self-contained, independent unit of a planned saries of lesrning activities designed to help the student accomplish certain well defined,” modul adalah sejenis satuan kegiatan belajar yang terencana, didesain guna membantu siswa menyelesaikan tujuan-tujuan tertentu, oleh karena itu guna mempermudah dalam Kegiatan Belajar Mengajar diperlukanya Modul yang Aplikatif.

Proses pemberian materi oleh Bapak Muhammad Syarif

Jumat, (5 November 2021) SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik adakan Workshop Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Penyusunan Modul Ajar Berbasis Project Based Learning yang di adakan selama 2 Hari yaitu pada Tanggal 5-6 November 2021 Pukul 08.30-14.00 di Aula Mas Mansyur, Workshop tersebut di isi oleh Bapak Muhammad Syarif dari BBPPMPV BOE Malang dan ditujukan bagi seluruh PTK SMK MUTU, acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Bapak Mukromin Latief S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik, dan dalam workshop tersebut PTK diberi kesempatan untuk bertanya dan memberikan pendapat setelah itu pemateri mulai menjelaskan dan memberi Tugas kepada PTK SMK MUTU untuk membuat Modul yang Aplikatif dan Mempresentasikannya.

Penyusunan Modul Yang Aplikatif

Setelah terlaksanya Workshop ini, diharapkan agar PTK SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik bisa dan mampu membuat modul yang paling aplikatif dan paling dibutuhkan sesuai dengan tuntutan zaman untuk anak-anak sekolah, juga tuntutan dari kondisi siswa yang akan dibutuhkan di Dunia Industri nantinya, “Workshop ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan guru untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan bagi siswa siswi, dan Workshop ini mampu memberikan gambaran yang jelas bagi para PTK, dan agar bisa membuat modul yang aplikatif,” papar Bapak Mukromin Latief S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik.

Tidak hanya belajar menyusun Modul dengan Aplikatif tetapi PTK SMK MUTU juga diberikan arahan menjadi pengajar yang efektif dan menjadikan waktu Kegiatan Belajar Mengajar dengan Siswa menjadi Menyenangkan sehingga tidak menimbulkan rasa Bosan bagi Siswa-Siswi di Sekolah, “Harapannya menjadi tonggak bagi guru-guru/pengajar untuk menterjemahkan kurikulum oparasional sekolah menjadi sebuah modul  yang aplikatif untuk siswa-siswi dalam upaya untuk menjadi atau mengembangkan poses pembelajaran dengan konsep merdeka belajar, selain itu menjadikan Proses KBM di Sekolah menjadi efektif sehingga Siswa-Siswi merasa Nyaman dan Lebih Semangat untuk Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar,” ujar Bapak Muhammad Syarif dari BBPPMPV BOE Malang.

PTK SMK MUTU yang hadir dalam Workshop tersebut merasa Senang dan Antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut mulai awal hingga akhir, “Saya sengat senang sekali dengan diadakannya workshop ini karena semua PTK bisa mengetahui bagaimana cara mengajar yang baik  dan menarik siswa siswi untuk selalu mengikuti pembelajaranya yang tidak membosankan ini, dan disisi lain juga para PTK dapat ilmu baru mengenai pembuatan modul secara aplikatih,” pungkas Ibu Khoirotun Nisak, S.Pd selaku PTK SMK Muhammadiyah 1 Gresik yang mengikuti Workshop tersebut.

Spread the love

Komentar ditutup.

butuh Informasi? Chat kami