Membanggakan, Team Technology Research Development (RISTEK) SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik Raih 2 Gelar Juara Dalam Sehari

Kremus Media

Kremus_media. Bungah, Gresik, Jawa Timur. Minggu, (24/10/2021) Kabar gembira datang dari Siswa – Siswi  SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik, dalam satu hari mereka mampu meraih 2 gelar juara yakni Juara 1 LKTIN Unair Maritim Week Universitas Airlangga Surabaya dan Juara 2 LKTIN Pekan Raya Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ialah Fida Puspitasari Dewi (XII- Kimia Industri), Mutiara Nur Ainatul Fitriya (XI- Kimia Industri), Nadiyah Novita Sari (XI – Kimia Industri) dan M. Dzaki Hisbi Avessina ( XI – Kimia Industri).

Pada hari Minggu tanggal 17 Oktober 2021 Para siswa ( Fida, Tiara dan Hisbi) telah melakukan final presentasi lomba karya tulis ilmiah Pekan Raya Biologi UIN sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam perlombaan ini mereka membuat inovasi “PLASIMAKU” Plastik sisik ramah lingkungan untuk kehidupan kosmos di Indonesia. “Ide membuat PLASIMAKU ini berkat dari permasalahan sampah plastik di Indonesia yang menjadi permasalahan lingkungan utama, beliau memberikan instruksi kepada anak didik nya untuk mengangkat masalah tersebut. Kemudian dengan mengangkat potensi lokal daerah Gresik yang merupakan sentra perikanan budidaya tambak dengan produksi perikanan air tawar yang melimpah terutama ikan bandeng maka para siswa memiliki gagasan untuk membuat bioplastik yang berbahan dasar sisik ikan bandeng yang menjadi ikan primadona  di kabupaten Gresik. Pembuatan “PLASIMAKU “ Plastik Sisik Ramah Lingkungan ini di harapkankan dapat terus di kembangkan dan benar- benar di implementasikan untuk mendukung Indonesia bebas sampah plastik. Sehingga lingkungan terjaga dan makhluk hidup lestari”, ujar Ibu Susan Aminah, S.Pd selaku pembimbing Ristek.

Dengan terus mengangkat potensi lokal di daerah Gresik Tim SMK CoE-PK Muhammadiyah 1 Gresik (Fida, Nadia, dan Hisbi) kembali memanfaatkan hasil budidaya perikanan yakni ikan nila. Dengan mengangkat judul “ Implementasi Konsep Triple Bottom Line dalam Program One To Three Olahan Ikan Nila demi mewujudkan Tujuan SDGs 2030” LKTIN Unair Maritim Week Universitas Airlangga Surabaya dan telah melakukan proses Final Pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

“One to Thre merupakan istilah yang mereka buat sendiri dimana dalam pengolahan satu bahan dapat di jadikan tiga produk. Dalam program one to three pengolahan ikan nila, daging dijadikan sebagai mie ikan, tulang di manfaatkan sebagai pakan / pellet ikan dan dan sisik ikan dimanfaatkan sebagai handsanitizer. Konsep TBL menggabungkan aspek profit, people, dan planet dalam pengolahan ikan nilaini bekerjasama dengan UMKM desa untuk menyuwudkan tujuan SDGs yang pertama yakni mengentaskan kemiskinan maka ketiga produk tersebut. Ucap Fida Puspitasari Dewi selaku Ketua Team.

Spread the love

Komentar ditutup.

butuh Informasi? Chat kami