Home / Ismuba / Kesiswaan / Pendidikan

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 19:09 WIB

Sholat Jumat Perdana di Masjid Al Ma’un Mojopurogede

SMK MUTU Gresik (10/08)– Bertepatan dengan momentum spesial menjelang Idul Adha, Jumat (09/08) masjid Djariah Al Ma’un Mojopurogede, Bungah, Gresik menyelenggarakan salat Jumat berjamaah untuk pertama kalinya. Setelah peresmian masjid sekitar bulan Februari oleh Dr. H. Sa’ad Ibrahim MA (PWM), kini para warga terkhusus komplek panti asuhan Muhammadiyah bisa melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut. Salat Jumat perdana tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan para undangan dari berbagai kalangan sekolah.


Kesempatan mulia tersebut langsung diambil oleh SMK Muhammadiyah 1 Gresik dengan mengerahkan anak IPM, MPK, Robotik dan sejumlah guru untuk menghadiri undangan salat Jumat perdana di masjid Al Ma’un. Setelah KBM berlangsung, semua berangkat menuju lokasi. Untuk imam sekaligus khatib salat Jumat di masjid tersebut diisi oleh ustadz Muhammad Jazir. ASP dari Jogokariyan, Yogyakarta. Materi khutbah yang disampaikan membahas terkait kontribusi masyarakat untuk menumbuhkan semangat proklamasi dan menyinergikan semangat tersebut, serta pembahasan keutamaan berkurban pada hari raya Idul Adha.

Baca Juga :   SMK Mutu Tampil Eksis Dalam Expo Education di Icon Mall

Beliau merupakan tokoh masyarakat yang begitu disegani dan memiliki beribu pengalaman. Karirnya dimulai dari menjadi ketua remaja masjid, pernah dinobatkan sebagai tokoh perintis gerakan taman pendidikan Al-quran, dan melejit sampai dipercaya sebagai konsultan dari kementrian pendidikan kerajaan Malaysia pada tahun 1992.
Saat diwawancarai oleh Prayoga (siswa SMK Mutu Gresik), beliau menekankan bahwa, sebuah masjid yang dijadikan sebagai sarana ibadah salat Jumat menjadi suatu kemuliaan tersendiri. Selain hal tersebut, beliau juga menekankan bahwa setelah diresmikannya masjid Al Ma’un dan bisa digunakan untuk beribadah, selanjutnya diperlukan pembentukan panitia untuk manajemen pengelolaan masjid.
“Kita sangat minim peran, karena umat islam saat ini masih kurang sinergi, kurang berkolaborasi, masih bergerak sendiri-sendiri. Sehingga potensinya tidak bisa dioptimalkan. Selain itu, kita jangan mau menjadi kacung di bawah pimpinan orang asing. Sadar bahwa kita belum sepenuhnya merdeka” tambahnya saat ditanya peran umat Islam masa kini jika dikaitkan dengan isi khutbah. (Novita AF)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

LEBARKAN SAYAP, TAV MUTU AUDIO IKUT BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN FORTASI DARING SEKOLAH

Informasi PPDB

SEMAKIN DIPERCAYA, SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK MENJADI WISATA PENDIDIKAN

Informasi PPDB

LAKSANAKAN STUDY VISIT, SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK DI KUNJUNGI SMP MUHAMMADIYAH 13 (HAMAS SCHOOL)

Pendidikan

Bantu cegah wabah COVID-19, SMK Muhammadiyah 1 Gresik Setrilkan jamaah dengan Handsanitizer

Pendidikan

PANDEMI COVID-19, SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK LAKSANAKAN WISUDA VIRTUAL

Pendidikan

Cegah penyebaran corona, SMK Muhammadiyah 1 Gresik semprotkan desinfektan dan sterilisasi

Informasi PPDB

BERADA DI ZONA MERAH, SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN

Ismuba

SMK MUHAMMADIYAH 1 GRESIK KUMANDANGKAN DAKWAH DIGITAL UNTUK KAUM MILENIAL